Sunday, June 4, 2017

Sistem Pakar

Apa yang dimaksud Sistem Pakar..??
Sistem pakar adalah sistem yang mengadopsi pengetahuan manusia dalam program komputer yang dirancang untuk memodelkan dan nantinya diharapkan mampu menyelesaikan masalah seperti layaknya seorang pakar. Dengan adanya sistem pakar ini, orang awam pun dapat menyelesaikan masalahnya atau sekedar mencari informasi tertentu yang biasanya hanya dapat diperoleh melalui seorang pakar.

Pada kondisi-kondisi tertentu, sistem pakar ini dapat menggantikkan seorang peran seorang pakar. contoh dalam mengidentifikasi penyakit berdasarkan gejala yang dialami.

Meskipun sekali lagi sistem pakar tidak dapat sepenuhnya menggantikan peran para pakar tetapi pada kondisi-kondisi tertentu sistem pakar dapat menjadi solusi yang baik. Dalam penyusunannya, sistem pakar mengkombinasikan kaidah-kaidah penarikan kesimpulan dengan basis pengetahuan tertentu yang diberikan oleh satu atau lebih pakar dalam bidang tertentu.

Sistem Pakar yang baik memiliki ciri-ciri sebagai berikut

Memiliki informasi yang handal
artinya didalam sistem pakar sudah dibekali informasi-informasi, pengetahuan maupun keahlian    yang  lengkap dari para pakar yang kompeten, sehingga nantinya ketika digunakan benar-benar mampu mengidentifikasi sesuai dengan jenis penyakit seperti pakarnya langsung. 

Mudah dimodifikasi
seiring dengan perkembangan masa ke masa, maka penting bagi sebuah sistem/aplikasi untuk melakukan modifikasi atau maintance secara berkala untuk menjaga performa sistem pakar itu sendiri.

Dapat digunakan dalam berbagai jenis komputer
karna sistem pakar ini bentuknya berupa sebuah sistem/aplikasi yang telah diisi oleh pengetahuan para pakar ahli maka sistem pakar yang baik harus bisa diakses atau digunakan di berbagai jenis komputer, tidak hanya terbatas di satu jenis komputer/windows saja.
 
(sumber gambar : http://sigitprabowoo.blogspot.co.id/2013/04/penjelasan-sistem-pakar.html)

Keuntungan dan Kelemahan Sistem Pakar 
Keuntungan :
Memungkinkan orang awam dapat mengerjakan pekerjaan para ahli
dengan pengetahuan, informasi dan keahlian yang telah di masukkan ke dalam sistem pakar maka orang awam pun dapat dengan mudah mengakses dan mengerjakan pekerjaan seorang ahli. Contohnya dalam mengidentifikasi penyakit.
Bisa melakukan proses secara berulang
karna ini bentuknya adalah sistem/aplikasi maka penggunanya pun dapat mengakses atau melakukan identifikasi secara berulang tanpa berbatas dengan waktu.
Menyimpan pengetahuan dan keahlian para pakar
ini jelas bahwa didalam sistem pakar telah dibekali ilmu pengetahuan dan keahlian para pakar sehingga pada kondisi tertentu perannya dapat mewakili para pakar tersebut.
Meningkatkan output dan produktivitas
dengan sistem pakar ini maka output atau hasil diharapkan dapat maksimal
Meningkatkan kualitas
bahwa informasi yang keluar dari sistem pakar ini adalah informasi yang berkualitas dan akurat  
     
Kelemahan :
Biaya yang diperlukan untuk membuat dan memeliharanya sangat mahal
biaya yang diperlukan dan digunakan untuk membuat dan memelihara sebuah sistem pakar memang relatif mahal mencakup biaya programmer dan analisis pakar itu sendiri.
Sulit dikembangkan, kaitannya dengan ketersediaan pakar di bidangnya
pengembangan sistem pakar ini agak sulit karena kurangnya ketersediaan pakar di daerah tertentu sehingga untuk mengembangkan akan sedikit sulit
Sistem pakar tidak 100% benar
Meskipun sistem pakar sudah dibekali dengan pengetahuan dan keahlian para ahl namun hasil/ouput dari sistem pakar ini tidak 100% selalu benar. Karna terkadang ada pengetahuan atau informasi yang kurang pas, sehingga sistem pakar ini tidak bisa selalu dijadika sebagai patokan.

Alasan Pengembangan Sistem Pakar

  • Dapat menyediakan kepakaran setiap waktu dan di berbagai lokasi.
  • Secara otomatis mengerjakan tugas-tugas rutin yang membutuhkan seorang pakar.
  • Seorang pakar akan pensiun atau pergi.
  • Seorang pakar adalah mahal.
  • Kepakaran dibutuhkan juga pada lingkungan yang tidak bersahabat.
Modul Penyusun Sistem Pakar

1.Modul Penerimaan Pengetahuan (Knowledge Acquisition Mode)

2.Modul Konsultasi (Consultation Mode)

3.Modul Penjelasan (Explanation Mode)
  
STRUKTUR SISTEM PAKAR 
- Subsistem Akuisisi Pengetahuan 
- Basis Pengetahuan
- Mesin Inferensi

- Antarmuka Pengguna

- Blackboard (Tempat Kerja)

- Subsistem Penjelas (Justifier)

- Sistem Perbaikan Pengetahuan

Untuk lebih memahami apa itu Sistem Pakar, silahkan download makalah Sistem Pakar (download)

0 comments:

Post a Comment